< img height="1" width="1" style="display:none" src="https://www.facebook.com/tr?id=259072888680032&ev=PageView&noscript=1" />
Punya pertanyaan?Hubungi kami: +86 13918492477

Cara Menghitung Kapasitas Bucket Excavator

Kapasitas bucket adalah ukuran volume maksimum material yang dapat ditampung di dalam bucket backhoe excavator.Kapasitas bucket dapat diukur dalam kapasitas pukulan atau kapasitas tumpukan seperti yang dijelaskan di bawah ini:

 

Kapasitas hantam didefinisikan sebagai: Kapasitas volume ember setelah dipukul pada bidang serang.Bidang pemogokan melewati tepi belakang atas ember dan tepi potong seperti yang ditunjukkan pada Gambar 7.1 (a).Kapasitas pukulan ini dapat diukur secara langsung dari model 3D ekskavator backhoe bucket.

Sedangkan perhitungan kapasitas timbunan dilakukan dengan mengikuti standar.Secara global dua standar yang digunakan untuk menentukan kapasitas tumpukan, adalah: (i) SAE J296: “Mini excavator and backhoe bucket volumetric rating”, standar Amerika (Mehta Gaurav K., 2006), (Komatsu, 2006) (ii) CECE ( Komite Peralatan Konstruksi Eropa) standar Eropa (Mehta Gaurav K., 2006), (Komatsu, 2006).

Kapasitas timbunan didefinisikan sebagai: Jumlah kapasitas yang dipukul ditambah volume kelebihan material yang ditimbun pada ember pada sudut istirahat 1:1 (menurut SAE) atau pada sudut istirahat 1:2 (menurut CECE), seperti yang ditunjukkan pada Gambar. 7.1 (b).Ini sama sekali tidak menyiratkan bahwa cangkul harus membawa ember yang berorientasi pada sikap ini, atau bahwa semua material secara alami akan memiliki sudut istirahat 1:1 atau 1:2.

Seperti yang dapat dilihat dari Gambar 7.1 kapasitas tumpukan Vh dapat diberikan sebagai:

Vh=Vs+V….(7.1)

Dimana, Vs adalah kapasitas tumbukan, dan Ve adalah kelebihan kapasitas material yang ditimbun baik pada 1:1 atau pada sudut istirahat 1:2 seperti yang ditunjukkan pada Gambar 7.1 (b).

Pertama, dari Gambar 7.2 akan disajikan persamaan kapasitas tekan Vs, kemudian dengan menggunakan dua metodologi SAE dan CECE, dua persamaan kelebihan volume material atau kapasitas Ve akan disajikan dari Gambar 7.2.Akhirnya kapasitas tumpukan ember dapat ditemukan dari persamaan (7.1).

  

Gbr. 7.2 Peringkat kapasitas bucket (a) Menurut SAE (b) Menurut CECE

  • Uraian istilah-istilah yang digunakan pada Gambar 7.2 adalah sebagai berikut:
  • LB: Bukaan bucket, diukur dari ujung tombak hingga ujung pelat belakang dasar bucket.
  • Wc: Lebar pemotongan, diukur pada gigi atau pemotong samping (perhatikan bahwa model 3D bucket yang diusulkan dalam tesis ini hanya untuk pekerjaan konstruksi ringan, sehingga pemotong samping tidak dipasang pada model kami).
  • WB: Lebar bucket, diukur di atas sisi bucket di bibir bawah tanpa gigi pemotong samping terpasang (jadi ini juga tidak akan menjadi parameter penting untuk model 3D yang diusulkan dari bucket karena tidak mengandung pemotong samping).
  • Wf: Lebar bagian dalam depan, diukur pada ujung tombak atau pelindung samping.
  • Wr: Lebar bagian dalam belakang, diukur pada bagian tersempit di bagian belakang ember.
  • PAArea: Area profil samping bucket, dibatasi oleh kontur bagian dalam dan bidang strike bucket.

Gambar 7.3 menunjukkan parameter penting untuk menghitung kapasitas bucket untuk model 3D bucket yang diusulkan.Perhitungan yang dilakukan didasarkan pada standar SAE karena standar ini dapat diterima dan digunakan secara global.